Minggu, 07 April 2013

*benalu...

Enggan menari mawar rupaku 
enyah selarut kupu masih terbungkus menawan sutra seminggu 
simpuh selimut mencair hangat menyulut madu 

tak berharap semerbak bulan berkaca 
atau singgahnya pertanya ilalang menjalar 

meski engkau sang fajar 

di rumpun latar dikau berakar 
di ayun batang sungguh lantak terkapar 

sekalipun petak terpenuh belenggu 
pinta laksana ranting bermahkota 

berias jalar menyetubuh batang 
embun lebam kelupas aral menjalar 

bermandikan manis madu terselimut kabut palsu. . . .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar