puing hari ini tinggal sisa rasa benci
suci janji itu telah pergi
mengalir diantara banjir air tangis
dari hati yang terkucil
aku pergi 'tuk berfikir
walau guna akal kecil
tak pernah penat kan berakhir
lepas sesal bawa tawa
harus luka tertinggal lara
usang lampau semu semua
mungkin jawab lengkap pinta
aku binar terang nila
aku berang sisa marah
aku ingat dulu ada
aku sunyi kini temani. . . .
kau riak tanya
kau dilema
kau bukan apa
bukan apa yang ada
seperti saat bintang terang
kita hanya segumpal arang
arang tersulut amarah terkadang
dunia ini cerita
dan kita kisahnya
lupa akan ingat
seakan berteduh di lembar naratif
bisakah kau jauh dariku
pernahkah kau coba sedikit tentangku
apa kau lupa. .
setapak ini benar benar puing
aku kecil tak berarti
tak mampu buatkan lukisan tawa di angkasa sana
Tidak ada komentar:
Posting Komentar