Sebenernya pagi ini tidak ada yang beda, seperti biasanya setiap
pagi pada hari sebelumnya, ia datang dan membangunkan dari mimpi lajang
pada lelapnya malam-malam ranjang usang. Maklumlah, satu tahun
belakangan ini aku sedang bernafas dan bergerak di kampung orang
walaupun masih satu rumpun kepulauan. Tidak ada yang membedakan dengan
hari sebelumnya memang, tebalnya kabut pagi yang membuat aku enggan
beranjak dan melepas selimut serta sukar untuk melepas guling embuk
rajutan bunda. Dari lantai dua, lembayung emas pagi mulai menampakan
kekayaannya. Adzan subuh sudah berlalu dua puluh menit yang lalu memang,
tapi masih menyisakan celah untuk sempat melakukan itu.
Saat melepas kancing baju sesaat melepas kopiah dan sarung,
terdengar merdu kicauan burung diluar seolah memanggil aku, namun ku
rangkaikan handuk biru pada pergelangan pinggang dan langsung menuju
kamar mandi untuk segera kubasuh tubuh mesum sisa malam tadi ini sampai
mewanggi dan segar lagi. Sebelum kupisahkan gembok yang mengikat lubang
kamar dengan kuncinya, biasa ku ciumi dan ku kecupi bibir gelas kaca
bening yang hangat aroma kopi kuracik juga untuk menemani sepotong roti
mengganjal sepotong perut kosong tiap pagi sebelum aku beranjak pergi.
Mentari masih mengintip jendela kamarku dan aku masih belum usai
merias diri bersiap mengenakan jas biru tua berlogo tembakau kuning pada
dada kiri juga dibalut batik dan mencoba mengiramakan satu warna pada
jeans dan alas kaki yang aku buat serasi.
Akhirnya, semua sudah tertata cukup rapihlah sebagai seorang pria
imaji. Pijakkan kaki mengarah pelan keluar kamar dan garis tepi kosan
mungilku ini dengan tas bolong-bolong setia menemani punggung setiap
hari-hari dimana aku berdiri dibumi ini, yang sudah kukenakan sejak aku
duduk dibangku akhir tingkatan pertama dibangku putih biru.
Oh iya, pagi ini 2 Mei 2012, aku menerima kunjungan sepucuk surat
dari kawanku di kampung lewat pak kurir yang menghampiri. Tapi aku
berencana untuk membuka dan baru membacanya seusai merah putih berkibar
gagah pada ujung tiang di
Tidak ada komentar:
Posting Komentar