Senja berlutut pada malam
fajar terlungkup megah berhias bintang
hembuslah kumbang menata kesah
gunda
juga dilema. . .
Saat juwita harus berkaca
sepetak tentang tanya
serumpun kisah
tersisa lembayung memberang
simpuh ini jawab runtuh
tak menahu akan berlutut
tak bubuh kala ambruk
layaknya cerita malaikat tak bersayap merindukan surganya
embunlah sayup riuh mengepul
menyanjung kalbu anggur winconsyn
seperti aku yang tak tahu untuk apa ini baris aku tulis. . . . .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar