Malam ini, kutemukan jalanan sepertinya terlalu sombong dan angkuh,
terlebih untuk seorang gadis belia sepertimu Nona,
kau bahkan tak pernah memikir apa yang sedang kau lakukan, kau hanya terlarut dalam pelukan riang...
diredupnya malam kau malah dengan bangga mengenakan rok mini tipis dibalut dengan teng top ala british..
naas memang, sebayamu harusnya duduk manis di ruang keluarga,
bukannya kau duduk disamping remaja yang haus nikmta yang tak tentu
apakah ia akan terus ada di hari selanjutnya
kau bahkan gadaikan tubuh mungilmu hanya untuk menemaninya menunggangi kuda besi jalang berlumuran aroma remang
kau berikan indah lekuk tubuhmu, aroma serpihan rambutmu...
dan dengan mudahnya seolah kau tak ingin melepas cengkeraman jari-jarinya yang menari liar disetiap sudut lekuk tubuhmu...
kau pura-pura tak tahu ada semut hitam yang melintas berjalan, kau cuma meringis merintih bengis,
gadis kecil yang malang,
kau rela menukar tubuhmu demi menunggang kuda besi jalang
gadis kecil yang usang,
otakmu terbius gengsi yang lalu lalang
seharusnya kau tahu
kau itu gadis kecil yang tumbuh dewasa tanpa belukar dihalaman rumah,
ingatkah dulu kau ditimang seorang yang hebat?
ingatkah kau dulu merengek anggun tak berdosa?
trotoar malam ini bercerita sangat mengenaskan
aku cuma luluh dan diam tak bergumam
debu jalananpun mengeluh geram...
#roselia-amutha
Tidak ada komentar:
Posting Komentar