Aku rindu gurihnya aroma jerami bakar di pelataran gegalengan sawah pak de Soerojana,
musik blentung selaras banyu kali ngucur bersinabuh kala gelap mulai erat menyelimut
turi-turi menyangga dahan berbarisan rapih, putih berserbuk kekuningan anggun memahkota paras putik lugunya
kelopak binar merah menyenggama bumi
jernih ceritanya masih jelas aku cerna, cerita orang bijak yang sajak
mengalir indah di daun mangir
pesona daunan umbi menari liuk di kedua tangan apinya
tutur wajah berkharisma terbahak lepas
memikat imaji dunia
aku rindu kampung kecil penuh gubuk cerita itu
sungguh
batu tua itu yang mengingatkanku
sungguh ..
aku rindu masa kecilku
aku rindu masa laluku
aku rindu semua yang telah berlalu
walau satu kedipan yang telah lalu ...
hujan saja biar aku luruh
mendung saja namun jangan pisahkan memoarku karena guntur-Mu
kakek itu juga,
lagi-lagi mengingatkanku pada pak de Soerojana ...
pada gubuk tua penuh luapan kumel tanah singgah
selokan kecil namun nyata penuh aliran peta cerita ..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar