Kamis, 04 April 2013

*Lihatlah Kebodohanku... (Bintang Akhir Bulan...)

Sekarang uda gabisa ngapa-ngapain, lagi, terulang lagi, waktu dimana nyaliku sama sekali tak mengerucut, terlalu takut...

Tepian jarak pendekatan yang terlalu jauh, jadikan kesepian semakin membisu, kesunyian bahkan setia menemani malam dingin yang menusuk,


kurindu,
tatapanmu,
senyummu,
tawa bersamamu,
semua,


air mata ini jelas terangkan pedih atas kebodohanku sendiri,

bulan akhir tanggal, desember,

purnama,

atau entah apa lah, kau yang kusayang kini tlah bersamanya,

duri mawar ini mengikat tubuhku hancur,

mungkin selalu beginilah aku,


terdiam dan terkucilkan perasaan gemerlap tawa penuh canda




desius dua delapan, malam akhir bulan berteman cahaya terang, ku memang jalang untuk kau pandang tapi bagiku perasaan ini sungguh memang, kasih tak sampai, cinta dalam hati saja sudah cukup jauh lebih baik, tak kuharap kau mengerti ini...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar