Kamis, 04 April 2013

Anda? Tuan?

Ketika ombak saling menari
benakku berlari telanjang kaki
tetesan keringat penuh mimpi
di bawah kolong langit biru putih
disengat terik mentari
dibasuh hujan merintik

Disini,
Aku, bukanlah seperti perkara angin yang tak bisa di lirik
Aku juga bukan orang sakit yang perlu di tilik

Aku,
memang picik,
dirundung bingung meracau jijik

Aku, darahku biru tak tahu malu,
membeli senyum sebatang jarum

Aku, pemimpin terkutuk menjadi bingung
rakyatku kikuk tak mau tunduk

Aku?
Busuk?

Ya, aku busuk seperti bangkai yang hanya tinggal tulang berbentuk rusuk remuk

Lalu anda? Tuan?
Anda ksatria pejuang kerajaan dalam kisah-kisah bahela?
Merengkuh pedang bermandikan darah keringat darah?

Apa,
Anda raja-raja bijak pemilik tahta terbilang?
memiliki pejuang-pejuang gagah berani yang punyai sikap jalang?

Apapun Anda,
Aku tetaplah rumput kecil yang berdendang tanpa riang nyaring suara gendang ....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar