Jelita, manis dan manja, begitulah caramu pukau menggoda
Diam, sembunyi malu-malu perlahan kaupun meminta dengan bahasa tubuh yang menggeliat
Senyum tersipu memikat bayangku melepas ragu penuh bingung
Kau memang malam tanpa bulan bahkan bintang, tapi bagiku kau lebih terang murni karya Esa,
aku akui pula,
aku bukanlah seperti pangeran tampan dalam karya sastra kerajaan
akupun juga tak sekaya raja-raja arab yang bermandikan kepingan permata emas berlian,
tapi kau, malam...
kau gelap tanpa bintang sendiri ditinggalkan terang bulan, namun kau tetap tenang ...
kau jelita tanpa hiasan, kau murni keindahan
ku cinta kau malam, sendiri sepi temaram kau tetap berkesan
Decius 28,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar