Tuhan, padahal sudah kubiarkan kupu-kupu itu terbang dan menari
bebas di biru langit sana, tapi mengapa Engkau merengkuh keindahannya
hanya dalam 21 hari saja ?
Tuhan, kusirami bunga-bunga di taman firdaus-Mu setiap pagi dan sore
hari agar semerbak mewangi kan membumbung di bumi ini agar menemani
ribuan bahkan jutaan kupu-kupu yang anggun-anggun, tapi mengapa Engkau
biarkan ia layu lalu lusuh hanya 3 hari saja dalam hitungan waktu ?
Tuhan, aku lalai mempertanyakan itu semua pada sehelai rambut yang
rontok dari kepalaku, malam juga membiarkan aku terbenam sepi dikemuli
angin dingin merenggut merobek sela-sela lubang kecil kulit ...
Tuhan, aku pantas dikhianati ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar